Blog = https://smpitbiu.wordpress.com dan http://www.binainsanunggul.co.cc Email : binainsanunggul@yahoo.co.id Visi = Menjadi Lembaga Pendidikan terbaik dalam membentuk Generasi Unggul dan Berakhlakul Karimah

ARTIKEL

Halaman ini menyajikan Artikel-Artikel yang dibuat oleh tangan-tangan  Guru dan Siswa SMPIT BINA INSAN UNGGUL

A. Kategori Artikel Ibu Dan Anak

Anakku telah sembuh dari penyakit disleksia

6 juni 2005
Suara tangis bayi dari kamar bersalin terdengar, hingga menyentakan semua yang ada di luar rungan dan derayan air mataku menetes dengan lelah saat melahirkan anak pertamaku,air mata bahagia karena jundi pertamaku lahir dengan sehat,dan seketika itupan dikumandangkan azan oleh sumiku bayi mungil itu yang kuberi nama Najwan yang artinya sebuah kemenangan.
7 juni 2005
Haru biru terdengar d rumah orang tuaku menyambuat kedatangan anaku yang telah lahir dengan selamat,dan rasa gembira aku kutungkan dengan sepenuh hatiku,kutatap anaku saat aku memeluknya dan kupanjatkan doa untuknya semoga kelak nanti dia menjadi anak sholeh dan membawa panji kemenangan Islam.
Hari demi hari minggu demi minggu bulan demi bulan aku mengurus anaku dan meninggalkan segala semua kegiatanku di luar, aku pokus menjadi ibu rumah tangga,aku ingin mengabdikan pada rumah tangga ku untuk kemaslahatan keluarga kecilku.
Setahun usianya sudah menginjak,akupun sudah melahirkan anaku yang kedua yang bernama Nabil yang artinya cerdas selain disisku ada jundi yang membawa kemenangan ada juga jundi yang menuntunya untuk hidup selalu cerdas dan dapat dipercaya itulah sebuah harapan dari seorang ibu.
Juni 2007
Dua tahun usia Najwan,dan aku mulai sedikit gelisah dengan perkembanganya,dan hatiku mulai gundah gulana pada waktu itu karena anaku tidak sama dengan anak di usianya, anak yang lainya sudah pintar bercerita,dan sangatlah lucu kata-katanya,tapi anaku kata-katanya tak satu katapun dapat fahami sama orang,bahkan mengucapkan mama dan bapapun tidak jelas.Sampai keluargapun menyalahkan aku ,mengatakan aku tidak bisa mngurus anaku sendiri,dan akupun tidak berkata apa-apa hanya bisa pasrah saja
Ku berusa bersabar terhadap anaku waktu itu,kubertahan,walaupun hatiku sakit,

By ayi karmilah

Memaknai kalimaat alhamdulilah
Kalimat alhamdulilah rasanya tidak asing lagi di telinga kita,seakan mudah untuk di dengar,bahkan kata alhamdulilah di jadikan i con ketenaran oleh satu artis di Indonesia walaupun waluhu alam apakah dia mengerti apa makna di balik alhamdulilah itu.Kata alhamduliah sangat mudah untuk di ucapkan ,akan tetapi memaknai kata itu yang tidak semua orang bisa memaknainya.
Alhamdu = pujian terhadap suatu kebaikan yang didasari oleh ikhtiar.
• Allah memiliki prestasi yang tak mungkin disamai oleh manusia.Allah SWT dipuji atas keindahan nama-nama-Nya dan kebaikan perbuatan-Nya. Dalam Al-Qur’an pujian terhadap Allah seperti dalam QS.14:39; 27:15,93.
• Alasan Allah dipuji:

– Allah Maha Pembuat prestasi (QS.40:62)
– Allah Maha Indah dalam nama-nama-Nya (QS.20:8; 7:180)
– Allah Maha Baik dalam perbuatan-Nya (QS.32:7)
– Allah Mencipta segala sesuatu berdasarkan pengetahuan dan kehendak-Nya (QS.20:111)
Itulah makna dari sebenarnya alhamdulilah,sudahkan kita saat mengucapkan alhamduliah bermakna seperti diatas,jangan-jangan ucapan alhamdulilah kita itu hanya habit masyrakat saja,atau supaya terkesan sholeh atau mungkin saja hanya ikut-ikutan.
Kata alhamdulilah sungguh indah maknanya,segala puji bagi Alloh,yang telah menciptakan kita,yang telah memberikan nikmat bagi kita,yang telah memberikan nafas terhadap kita ,yang telah memberikan seluruh kebaikan untuk kita dari yang ke MahaanNya,sudah kah kita memaknai lisan kita yang selalu terukir di bibir kita saat kita selesai mengerjakan pekerjaan,setelah sampai d tujuan,setelah ujian berakhir,setelah aktivitas apapun yang tak pernah kita lupa selalu bilang alhamdulialah,sudahkah alhamdulilah itu sampai ke hati kita,ke jiwa ,ke imaman kita,ke taqwaan kita,ke keihlasan kita,ke perjuangan kita.ke akhlak kita,jangan-jangan kita tidak tahu makna sebenarnya kalimat alhamdulilah,kita masih mempunyai sifat iri hati,kita masih menggibah,kita masih mengikuti nafsu kita,kita masih rakus terhadap dunia,kita masih tidak ikhlas dalam berjuang,kita masih mencintai diri sendiri dan tidak mencintai saudara seiman kita,kita masih lalai dalam mengingaNya,kita masih kikir,kita masih ria,kita masih sombong.
Alhamduliah saat kita ucapakan kata itu,segala puji bagi Alloh yang besar maka kesombongan kita tiada artinya, segala puji bagi Alloh yang maha penyang maka alangkah malunya bila kita menggibah saudara kita,segala puji bagi Alloh yang maha kaya kita akan tersadar begitu rakusnya kita terhadap dunia,segala puji bagi Alloh yang maha lembut alangkah nistanya kita bila kita sellau mengikuti hawa nafsu kita,segala puji bagi Alloh yang maha perkasa alahkah kecilnya perjuangan kita di bandingkan keperkasaan alloh,segala puji bagi alloh yang maha rahman dan rahim alagkah malunya kita hanya mencintai diri sendiri sedangkan Allohpun menyayangi kita dan seluruh rahmatan lil alamin,segala puji bagi Alloh yang maha mengkayakan,alhkah kelirunya kita masih tidak mau berbagi harta alloh kepada sesama kita,segala puji bagi alloh yang maha mengetahui alangkah bodohnya kita akan kelalean kita karena Alloh melihat setiap gerak gerik kita.Subhanalloh maha suci alloh hantarlah kami kepada nikmat yang selalu kami ucapakan dengan lisan,tegatkan dalam hati, dilalukan dengan perbuatan.
Memaknai alahamduliah harus dengat hati yang ikhlas,perbuatan yang ihsan akan mudah bagi kita untuk memaknainya,rasa syukur bila mendapatkan apapun kecil maupun besar,sakit maupun sehat,maknailah dengan alhamdulilah karena kita tahu rahasia apa setiap lahkah dalam kehidupan kita,rasa sakit yang kita alami mungkin saja bagi alloh itu adalah awal kebahagian kita,bershu’uznunlah kepada alloh setiap jalan yang kita alami,karena Alloh tidak akan pernah menyia-nyiakan hambaNya.
Bersyukur-bersyukur, bersyukut, itulah kuncinya,alhamduliah yang selalu kita ucapakan akan terasa nikmat dan terasa sangatlah begitu kerasa akan kebesaranya.hati kita akan terasa menjadi tenang ,raga kita akan merasa kuat,karena kekuatan yang sebenarnya Alloh dan diri kita yang senantiasa tertuju kepadaNya,baik hati kita zahir kita,lisan kita,
Ucapakanlah wahai saudaraku kata alhamdulilah,dengan hati yang penuh kenyakinan bahwa Alloh rabb kita,Illah kita dan Malik kita, insya alloh kita akan menjadi jiwa-jiwa yang tenang .
Wallohu alam bi sowab
By ayi karmilah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: